Momentum Hari Pendidikan di Pondok Modern Selamat

(Suasana upacara peringatan Hari Guru Nasional yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Pondok Modern Selamat Kendal)

Doc. pribadi

 

GURU, satu kata seribu makna. Guru merupakan simbol dari perjuangan dan teladan. Guru adalah representasi atas agen pembentuk kepribadian. Guru merupakan prototip atas semua perilaku dan kepribadian luhur suatu bangsa. Guru itu mulia.

Dari sudut pandang historis guru menempati strata atas dan memiliki status serta previlage sebagai ujung tombak dalam pembentuk karakter manusia. Ketika masa feodal, guru masuk dalam kategori priyai. Priyai merupakan julukan atau simbol status sosial yang diberikan pada tiap indivudu karena statusnya yang dianggap tinggi, agung, dan prestisius. Priyai diberikan kepada aparatur masyarakat atau Negara seperti lurah, camat, bupati, gubernur,  dan tak lain adalah guru.

Guru itu cahaya, begitulah kiranya.

Hari guru merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan Negara untuk memuliakan guru. Hari guru menjadi momentum untuk semua civitas akademika yang berhubungan langsung dengan dunia kependidikan. Hari guru merupakan bukti bahwa memang sudah sepantasnya seorang pendidik profesional ditempatkan pada posisi yang mulia dan dimuliakan.

Pondok Modern Selamat (PMS) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang ikut merayakan uforia Hari Guru Nasional. Kegiatan yang dilakukan tiap 25 November ini merupakan bentuk penghargaan dari segenap warga PMS bagi semua guru yang berada di lingkungan pondok. Acara yang diikuti oleh guru, siswa, dan pengelola yayasan ini menjadi salah satu indikasi dan refleksi bahwa seorang santri sudah sepantasnya menghormati dan menghargai guru.

Hari guru dijakan ajang pembelajaran bagi semua warga PMS bahwa bukan sekadar kompetensi akademik saja yang dikembangkan, namun lebih dari itu, PMS mengajarkan budaya dan akhlak sopan satun. Budaya dan akhlak mulai itu dikemas dalam pembiasaan tawadhu’.

Tawadhu’ merupakan salah satu budaya yang diinternalisasi kepada santri dan selalu dijalankan serta menjadi kebiasaan (habbit) warga PMS. Karena dengan tawadhu’, kita dapat belajar bagaimana cara menghormati dan bagaiamana bersikap ketika dihormati. Dengan tawadhu’ kita diajarkan untuk memanusiakan manusia, dan lebih khususnya menghormati dan memuliakan seorang guru.

Sejahtera guruku, sejahtera selalu.

-sibyankharis-

Bor Biopori Mejadi Penyelamat Lingkungan

Bor Biopori Mejadi Penyelamat Lingkungan

Lahan terbuka semakin berkurang karena semakin pesatnya pembangunan pemukiman serta prasarana fisik perkotaan. Sehingga muncul permasalahan, diantaranya adalah berkurangnya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta berkurangnya lahan untuk resapan air yang berakibat pada meningkatnya aliran air permukaan dan berkurangnya ketersediaan air tanah. 0

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan teknologi yang sederhana, tepat guna, mudah diterapkan dan harganya sangat terjangkau, tetapi dampaknya sangat luar biasa untuk menyelamatkan lingkungan khususnya menjaga ketersediaan air tanah dan meminimalkan dampak banjir. Teknologi tersebut dinamakan Lubang Resapan Biopori (LRB). Dinamakan teknologi biopori karena mengandalkan jasa hewan-hewan tanah seperti cacing dan rayap untuk membentuk pori-pori alami dalam tanah sehingga air bisa terserap dan memperbaiki struktur tanah. (more…)

Pemilihan Ketua Osis Wujud Penerapan Politik Usia Dini

Pemilihan Ketua Osis Wujud Penerapan Politik Usia Dini

Sebagai Negara yang memiliki penduduk terbesar ke-3 didunia menjadikian Indonesia Negara yang sulit untuk menerapkan budaya politik bagi masyarakatnya terutama pada usia dini, sehingga menyebabkan Indonesia sulit untuk mengembangkanpolitik di negaranya sendiri, bahkan terkadang ranah politik dijadikan ladang penghidupan bagi para aktornya atau bahkan sering disalah gunakan untuk mencari penghasilan dengan cara yang tidak sewajarnya, itulah INDONESIA. (more…)

Sudahkah anda berfikir tentang masa depan hari ini ?

Sudahkah anda berfikir tentang masa depan hari ini ?

Berpikir tentang masa depan tentu tidak banyak orang yang mau melakukannya kebanyakan orang hanya hidup mengikuti semua yang telah ada bak mengikuti air yang tenang mengalir hingga berujung pada lautan samudra yang luas,

Namun jika kita berfikir tentang masa depan yang akan kita lalui tentu masa depan kita pun akan semakin carah dibandingkan biasanya,walaupun kebanyakan orang berpendapat bahwa “masa depan bukanlah masa lalu ataupun masa yang akan datang, karena masa lalu telah terjadi dan masa yang akan datang pun belum tentu bisa terjadi,sehingga masa depan adalah hari ini’’ esok ataupun nanti penentuannya adalah hari ini, lakukan yang terbaik pada hari ini sehingga kita mendapatkan hasil yang baik di masa yang akan datang.

Lalu bagaimana jika pada hari ini kita hanya berleha-leha mengikuti jalannya arus kehidupan ini tanpa berusaha memikirkan tentang apa yang akan terjadi,ironis memang para orang-orang yang sudah sukse diatas kita selalu memikirkan tentan apa yang akan aku lakukan nanti mereka selalu bertanya,’’apa tujuan ku untuk hidup ?, untuk siapa aku hidup ?. untuk apa aku berjuang dalam hidupku ini ?,” mereka selalu menanyakan itu pada diri mereka sendiri,lalu bagaimna dengan anda ?, sudahkah anda bertanya tentang apa tujuan hidup anda , dan untuk siapa anda hidup ?

Lalu jika anda belum melakukan sekarang kapan lagi ? masih adakah waktu untuk memikirkan hal tersebut besok atau entah kapanpun, masih ada umurkahuntuk anda memikirkan hal tersebut ? sukses atau tidaknya anda , anda sendiri yang menentukan tentunya disertai dengan izin dzat yang menciptakan anda,karena Live Is Choice,hidup adalah pilihan,

Jangan sia-siakan orang-orang yang ada disekeliling anda yang selalu mensuport anda setiap waktu,berbuatlah yang terbaik untuk anda dan orang-orang yang ada disekitar anda,bahagiakan mereka,banggakan mereka, buat mereka tersenyum atas kerja keras yang sudah anda lakukan.

Pandang lurus kedepan, dan jangan sekali-kali anda terhanyut dalam arus yang mengalir tenang, karena begitu besar ombak yang akan anda hadapi di masa depan anda, perkuat diri anda untuk menghadapi ombak tersebut mulai dari sekarang jangan tunggu arus yang tenang itu membawamu pada ombak yang besar, Berfikirlah tentang masa depan anda mulai dari sekarang.

Lalu bagaimana keadaan masa depan anda sekarang? Anda yang bisa menjawabnya.

Pengirim : Mutia Ramadhani