Guru Zaman Now

Guru Zaman Now

Guru Zaman Now

 

Mengajar Dengan Hati Menilai Dengan Teliti

Guru Zaman Now membuka kelas dengan Salam, Senyum, Sapa, Santai dan Sabar.

Salam dengan penuh semangat diiringi dengan Senyum yang tulus.

Guru menyapa dengan dengan penuh energik, Siswa menjawab dengan Kompak. “Apa kabar pagi ini anak – anaku? “.

Membuka kelas dengan santai dan bersahabat serta sabar Jika ada diantara Siswa yang belum Move On.

Gairahkan dengan Ice Breaking

Guru memulai pembelajaran dengan yel-yel dengan penuh semangat. Contoh . “Baik anak – anak Jika bapak ucapkan Belajar Matematika, Maka Kalian Jawab Mudah dan Menyenangkan”.(Lebih keren diringi dengan gerakan tangan)

Untuk memastikan Siswa sudah konsentrasi pilih Ice Breaking yang melatih konsentrasi.

Lakukan Ice Breaking sesuai kebutuhan, jika Siswa mulai Gaduh maka ini waktu yang tepat untuk menyegarkan kembali suasana pembelajaran.

Buat Kelas Menjadi Rame dan Dinamis

Kelas Bukan kuburan, kelas juga bukan penjara, kelas adalah setiap siswa bisa mengekspresikan dirinya secara bebas dan terarah. Jangan buat kelas menjadi hening tapi buatlah kelas menjadi Dinamis.

Bergerak dan terus bergeraklah, guru zaman now bergerak bebas untuk menemui setiap keunikan siswanya. Menjadikan siswa berani bertanya dan siap menjawab.

Jangan menakuti Siswa dengan hukuman, tapi tegaskan siswa dengan kontrak belajar. Jangan diamkan siswa dengan gebrakan meja, tapi diamkan siswa dengan gerakan.

Guru Zaman Now Cerdas Medsos dan Teknologi

Laptop bukan untuk Copy Paste, tapi untuk menghasilkan Karya,  Handphone bukan sekedar untuk Selfie tapi juga untuk pembelajaran diri.

Medsos untuk menebar Inspirasi bukan untuk mengeluhkan isi hati, apalagi nagih janji sertifikasi yang tak pernah tervalidasi 😀

Dulu konsumen digital sekarang produsen digital, dulu baca artikel di blog orang lain, sekarang artikel dibaca orang lain.

Mengajar dengan Hati menilai dengan Teliti

Jika kita mau marah, maka pikirlah bagaimana jika yang dimarahi adalah kita atau anak kita.

Jika mau memukul maka bayangkan jika yang dipukul anak kita.

Disiplin siswa dengan Teladan dan aturan, disiplinkan Siswa dengan ketegasan, disiplinkan Siswa dengan reward and punishment.

Menilailah dengan teliti bukan sekedar menghitung kancing, menilailah dengan objektif bukan karena dia anak les kita.

Mengajarlah dengan hati dan penuh teliti karena setiap siswa kita punya potensi.

Seminar Tawadhu Pondok Modern Selamat

Seminar Tawadhu Pondok Modern Selamat

Ribuan santri PMS Kendal hari Selasa(21/17), secara khidmat dan khusyu’ mengikuti kegiatan “SEMINAR TAWADHU'” yg dilaksanankan oleh keluarga besar Yayasan Wakaf Selamat Rahayu. Seminar ini diisi oleh da’i dari salah satu santri PMS yg bernama Renata Apriliyani kelas XII IPS 1 dan diiringi grup rebana “Hubbun Nabi” dari Pondok Modern Selamat.

“ Jika ada 10.000 orang yang tawadhu di dunia, maka aku salah satunya!
Jika ada 1.000 orang yang tawadhu di dunia, maka aku salah satunya!
Jika ada 1 orang yang tawadhu di dunia, itulah AKU!
Tawadlu OK! Prestasi YES!

Kalimat yang dilantangkan oleh Bapak Alif Septiawan disela-sela acara seminar tawadhu itulah semboyan khas yang ditanamkan kepada seluruh santri di Pondok Modern Selamat. Tak hanya tawadhu namun, para santri di tuntut untuk berprestasi. Bicara mengenai prestasi, beberapa waktu lalu para santri berhasil mencetak segudang prestasi baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Nah karena prestasi tersebutlah, Pondok Modern Selamat mendapat penghargaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal.

Santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Modern Selamat Kendal mengikuti Seminar Tawadhu, Selasa (21/11/2017). (smaunggulanpms.sch.id)

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada para santri betapa pentingnya sikap TAWADLU’ dalam kehidupan sehari-hari, terlebih bagi seorang santri. Selain itu, kegiatan ini jg bertujuan mengasah dan mengembangkan kemampuan santri dalam berpidato, sehingga para santri PMS diharapkan siap dan mampu menjadi pionir-pionir di masyarakat terutama untuk memakmurkan dan mensyiarkan ajaran agama Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin

#PMShariini
#SantriPMSuntukIndonesia

Study Visit Pondok Modern Assalam Ke Pondok Modern Selamat

Assalamualaikum..

Siapa yang tidak kenal PONPES ASSALAM SOLO, nih? Wah pasti tau dong! Alhamdulillah sekali, beberapa waktu lalu tepatnya pada tanggal 8 November 2017 Pondok Modern Selamat kedatangan tamu istimewa yaitu sang kakak-kakak senior kita yang berasal dari Pondok Pesantren Assalam Solo. Kedatangannya pun tak lain tak bukan pula, dalam rangka study visit. Dalam kesempatan ini para santriwati Assalam yang berjumlah 160 orang dari beberapa organisasi, antara lain : pengurus harian, pramuka, kesehatan, OSIS, keamanan,dan asrama bertemu dengan santriwati dari PMS.

Kegiatan yang berlangsung seharian ini diisi dengan materi edukasi yang dikemas praktis oleh para santriwati PMS. Penyampaian secara diskusi pun terasa mengasyikan. Mereka saling bertukar cerita mengenai peraturan harian dari masing-masing pondok. Ternyata banyak sekali ilmu yang dibagikan keduanya, baik dari Assalam maupun PMS. Tak lupa pula kami mengajak para santriwati dari Assalam berkeliling di lingkungan PMS, guna meninjau kegiatan maupun tempat terkait untuk melihat fasilitas apa saja yang terdapat di PMS. Antusiasme yang luar biasa karena hingga matahari tiba di ufuk barat pun mereka masih asyik bertukar ilmu organisasi maupun saling bercengkrama. Tak disangka pula loh, setelah acara ini tali silaturahmi para santriwati ini semakin erat. Hingga dipenghujung acara selesai pun tangis mewarnai perpisahan mereka. Dengan keterbatasan waktu para santriwati ini saling bertukar banyak ilmu. Semoga kelak ilmu itu dapat berguna diterapkan di area pondok masing-masing ya! –mdy

Momentum Hari Pendidikan di Pondok Modern Selamat

(Suasana upacara peringatan Hari Guru Nasional yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Pondok Modern Selamat Kendal)

Doc. pribadi

 

GURU, satu kata seribu makna. Guru merupakan simbol dari perjuangan dan teladan. Guru adalah representasi atas agen pembentuk kepribadian. Guru merupakan prototip atas semua perilaku dan kepribadian luhur suatu bangsa. Guru itu mulia.

Dari sudut pandang historis guru menempati strata atas dan memiliki status serta previlage sebagai ujung tombak dalam pembentuk karakter manusia. Ketika masa feodal, guru masuk dalam kategori priyai. Priyai merupakan julukan atau simbol status sosial yang diberikan pada tiap indivudu karena statusnya yang dianggap tinggi, agung, dan prestisius. Priyai diberikan kepada aparatur masyarakat atau Negara seperti lurah, camat, bupati, gubernur,  dan tak lain adalah guru.

Guru itu cahaya, begitulah kiranya.

Hari guru merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan Negara untuk memuliakan guru. Hari guru menjadi momentum untuk semua civitas akademika yang berhubungan langsung dengan dunia kependidikan. Hari guru merupakan bukti bahwa memang sudah sepantasnya seorang pendidik profesional ditempatkan pada posisi yang mulia dan dimuliakan.

Pondok Modern Selamat (PMS) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang ikut merayakan uforia Hari Guru Nasional. Kegiatan yang dilakukan tiap 25 November ini merupakan bentuk penghargaan dari segenap warga PMS bagi semua guru yang berada di lingkungan pondok. Acara yang diikuti oleh guru, siswa, dan pengelola yayasan ini menjadi salah satu indikasi dan refleksi bahwa seorang santri sudah sepantasnya menghormati dan menghargai guru.

Hari guru dijakan ajang pembelajaran bagi semua warga PMS bahwa bukan sekadar kompetensi akademik saja yang dikembangkan, namun lebih dari itu, PMS mengajarkan budaya dan akhlak sopan satun. Budaya dan akhlak mulai itu dikemas dalam pembiasaan tawadhu’.

Tawadhu’ merupakan salah satu budaya yang diinternalisasi kepada santri dan selalu dijalankan serta menjadi kebiasaan (habbit) warga PMS. Karena dengan tawadhu’, kita dapat belajar bagaimana cara menghormati dan bagaiamana bersikap ketika dihormati. Dengan tawadhu’ kita diajarkan untuk memanusiakan manusia, dan lebih khususnya menghormati dan memuliakan seorang guru.

Sejahtera guruku, sejahtera selalu.

-sibyankharis-