Halal Bihalal SMA Unggulan Pondok Modern Selamat

(Orang-orang yang bertakwa adalah) mereka yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya serta (mudah) memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. [Ali-Imran/3:134]

Masih dalam nuansa bulan Syawal, setelah melaksanakan libur lebaran, mulai Jum’at 15 Juni 2019 aktivitas di Pondok Modern Selamat mulai berjalan normal seperti biasa. Bedanya pada hari pertama ini diisi dengan halal bihalal.

Halal bihalal sendiri pertama kali mulai dipopulerkan oleh K.H Wahab Chasbullah. Diceritakan bahwa halal bihalal bermula atas pertanyaan Presiden Soekarno kepada KH. Wahab Chasbullan dalam menstabilkan situasi politik dalam negeri. Sehingga kemudian tercipatalah istilah halal bihalal.

“Itu gampang,” kata Kiai Wahab. “Begini, para elit politik tidak mau bersatu, itu karena mereka saling menyalahkan. Saling menyalahkan itu kan dosa. Dosa itu haram. Supaya mereka tidak punya dosa (haram), maka harus dihalalkan. Mereka harus duduk dalam satu meja untuk saling memaafkan, saling menghalalkan. Sehingga silaturrahim nanti kita pakai istilah halal bihalal”. Kata KH. Wahab Chasbullah (nu online).

Halal Bihalal  ini sendiri diikuti oleh semua siswa dan guru serta staff karyawan SMA Unggulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *